Kita, adalah mimpi yang bertolak belakang.

Kalau di ibaratkan, kita seperti mimpi. Kamu adalah mimpi bagiku, begitu pula aku, yang hanya mimpi bagimu.

large (10)

Kamu adalah  mimpiku. Kamu seolah nyata, tetapi nyatanya kamu tidak benar-benar nyata, karena kamu hanyalah mimpi. Angan-angan, yang jauh hingga tidak tergapai. Yang hanya nyata di alam mimpi, dan hanya sebuah mimpi di alam nyata. Kamu adalah mimpi yang selalu kurindukan.

Aku bisa mengatakan bahwa aku hanya sekedar mimpi bagimu. Yang hanya bisa menyentuhmu di alam bawah sadarmu, menyapamu seolah nyata untuk menyentuhmu, menggenggammu. Tapi tetap saja, aku hanya sebuah mimpi. Ketika kamu terbangun dari tidurmu, terlepas dari ikatan mimpi bersamaku, dan kamu tersadar bahwa aku hanya mimpi yang tak berarti. Yang esoknya akan kamu lupakan, entah sengaja atau tidak, karena mimpi selalu berakhir seperti itu. Selalu meninggalkan jejak pudar dan buram dalam ingatan. Kamu hanya ingat pernah mengenalku, tapi tidak benar-benar mengingatku. Karena aku hanya sebuah mimpi, yang esoknya tidak akan kamu ingat bahkan dirindukan.

Kita, adalah mimpi yang bertolak belakang.

– D

 

Advertisements