00:10

by diatami

Baru lewat beberapa menit memasuki tanggal 24 Februari.

Dari awal bulan, saya sudah berfirasat Februari bukan lagi Februari seindah yang pernah saya bayangkan. Februari menjadi bulan yang biasa, tidak berbeda dengan bulan yang lain. Tanggal 24 bukan lagi tanggal yang mengingatkan saya akan ada hal-hal baik yang terjadi, ia hanya tanggal biasa dan bukan apa-apa.

24 Februari yang nestapa.

00:15

Baru lewat beberapa menit lagi, dan hadiah pertama yang saya dapati adalah keadaan sendiri dan sepi. Mengantuk, namun menyimpan harapan saya memilikinya malam ini. Tapi tidak mungkin. Di satu sisi, saya berujar bahwa saya pantas mendapatkan ini semua. Saya memang pantas untuk akhirnya merasa sepi dan ditinggalkan.

01:12

Diam-diam saya menangis dalam kesunyian 24 Februari.

Advertisements